selamat datang di website resmi Desa Leranwetan Kecamatan Palang Kabupaten Tuban

Artikel

PPKM DARURAT

03 Juli 2021 10:22:54  admin  241 Kali Dibaca  Berita Lokal

Mulai hari ini, Sabtu (3/7/2021), pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di sejumlah daerah. PPKM Darurat mulai berlaku hari ini hingga Selasa, 20 Juli 2021 mendatang. Kebijakan ini diumumkan Presiden Joko Widodo melalui siaran live YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7/2021). "Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali," kata Presiden Jokowi. Kebijakan diambil sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 yang terus meningkat. Baca juga: Mengenal Apa Itu PPKM Darurat dan Bedanya dengan PPKM Mikro

Berikut aturan lengkap PPKM Darurat yang mulai berlaku hari ini hingga 20 Juli 2021: 

  1. Sektor non-esensial menerapkan 100 persen work from home (WFH).
  2. Seluruh kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara daring atau online.
  3. Untuk sektor esensial diberlakukan 50 persen maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan, dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100 persen maksimal staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan. Cakupan sektor esensial meliputi keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non-penanganan karantina, serta industri orientasi ekspor. Sementara itu, cakupan sektor kritikal yaitu energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, obyek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat, dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Untuk apotek dan toko obat bisa buka full 24 jam.
  4. Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup.
  5. Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mal hanya menerima delivery atau take away dan tidak menerima makan di tempat (dine in).
  6. Pelaksanaan kegiatan konstruksi (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.
  7. Tempat ibadah seperti masjid, mushala, gereja, pura, wihara, dan kelenteng, serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup sementara.
  8. Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lainnya) ditutup sementara.
  9. Kegiatan seni budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga, dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup sementara.
  10. Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan massal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa (rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.
  11. Resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan tidak diperkenankan makan di tempat resepsi. Makanan tetap dapat disediakan dengan wadah tertutup untuk dibawa pulang.
  12. Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi jarak jauh (pesawat, bus, dan kereta api) harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis I) dan PCR H-2 untuk pesawat serta antigen (H-1) untuk moda transportasi jarak jauh lainnya.
  13. Masker tetap dipakai saat melaksanakan kegiatan di luar rumah. Tidak diizinkan penggunaan face shield tanpa penggunaan masker.
  14. Pelaksanaan PPKM Mikro di RT/RW zona merah tetap diberlakukan. 

Berlaku 3-20 Juli 2021 Daerah yang menerapkan PPKM Darurat Tercatat, ada 48 kabupaten/kota dengan level asesmen 4 yang menerapkan PPKM Darurat ini. Berikut rinciannya:

  1. Banten : Kota Tangerang Selatan Kota Tangerang Kota Serang
  2. Jawa Barat : Purwakarta Kota Tasikmalaya Kota Sukabumi Kota Depok Kota Cirebon Kota Cimahi Kota Bogor Kota Bekasi Kota Banjar Kota Bandung Karawang Bekasi
  3. DKI Jakarta : Jakarta Barat Jakarta Timur Jakarta Selatan Jakarta Utara Jakarta Pusat Kepulauan Seribu
  4. Jawa Tengah : Sukoharjo Rembang Pati Kudus Kota Tegal Kota Surakarta Kota Semarang Kota Salatiga Kota Magelang Klaten Kebumen Grobogan Banyumas
  5. DIY : Sleman Kota Yogyakarta Bantul
  6. Jawa Timur : Tulungagung Sidoarjo Madiun Lamongan Kota Surabaya Kota Mojokerto Kota Malang Kota Madiun Kota Kediri Kota Blitar Kota Batu. 

Selain 48 daerah itu, beberapa daerah lain juga akan menerapkan PPKM Darurat dengan level asesmen 3. Berikut daftarnya:

  1. Banten : Tangerang Serang Lebak Kota Cilegon
  2. Jawa Barat : Sumedang Sukabumi Subang Pangandaran Majalengka Kuningan Indramayu Garut Cirebon Cianjur Ciamis Bogor Bandung Barat Bandung
  3. Jawa Tengah : Wonosobo Wonogiri Temanggung Tegal Sragen Semarang Purworejo Purbalingga Pemalang Pekalongan Magelang Kota Pekalongan Kendal Karanganyar Jepara Demak Cilacap Brebes Boyolali Batang Banjarnegara
  4. DIY : Kulon Progo Gunungkidul
  5. Jawa Timur : Tuban Trenggalek Situbondo Sampang Ponorogo Pasuruan Pamekasan Pacitan Ngawi Nganjuk Mojokerto Malang Magetan Lumajang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kediri Jombang Jember Gresik Bondowoso Bojonegoro Blitar Banyuwangi Bangkalan
  6. Bali : Jembrana Buleleng Badung Gianyar Klungkung Bangli. (admin/dari berbagai sumber)

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Update Covid-19 Kab. Tuban

[removed][removed]

Aparatur Desa

Wilayah Desa

Leranwetan Bisa

Statistik Penduduk

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:181
    Kemarin:244
    Total Pengunjung:124.150
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:52.205.167.104
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

11 November 2021 | 23 Kali
HARI JADI TUBAN KE 728
03 Juli 2021 | 241 Kali
PPKM DARURAT
12 Juni 2021 | 309 Kali
SDGs Desa
28 Januari 2021 | 140 Kali
LAPORAN REALISASI APBDES 2020
05 Januari 2021 | 144 Kali
APBDES 2021
01 Januari 2021 | 245 Kali
DESA LERANWETAN Surat Menyurat dengan Tanda Tangan Elektronik (TTE)
04 Agustus 2020 | 302 Kali
PERDES LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA LERANWETAN
30 April 2014 | 17.697 Kali
RT RW
30 April 2014 | 17.641 Kali
Kelompok Tani
30 April 2014 | 17.540 Kali
RPJM Desa
24 Agustus 2016 | 17.540 Kali
Struktur Organisasi Perangkat Desa
26 Agustus 2016 | 17.517 Kali
Sejarah Desa
20 April 2014 | 17.283 Kali
Pengantar e-KTP
27 Januari 2020 | 17.282 Kali
Telpon Penting
23 Januari 2020 | 285 Kali
TES SKD CPNS PEMKAB TUBAN AKAN SEGERA DIGELAR
20 September 2019 | 278 Kali
Dispemas dan KB Gelar Bursa Inovasi Desa, Ini Tujuannya
20 Desember 2018 | 1.105 Kali
SK Operator SIKS-NG
15 Juli 2020 | 237 Kali
PERDES KEWENANGAN DESA LERANWETAN
03 Juli 2020 | 600 Kali
DESA LERANWETAN DIKUKUHKAN SEBAGAI DESA TANGGUH BENCANA
30 Desember 2019 | 56 Kali
LAPORAN APBDesa TAHUN ANGGARAN 2020
29 Juli 2013 | 299 Kali
Profil Desa